Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 November 2012

8 Bahaya Merokok Yang Wajib Diketahui

Merokok membahayakan bagi hampir semua organ tubuh, menimbulkan banyak penyakit dan memengaruhi kesehatan perokok secara umum. Bila Anda berhenti merokok, manfaatnya dapat Anda rasakan secara langsung maupun jangka panjang, bagi Anda maupun orang-orang yang Anda cintai.

Besarnya bahaya merokok sebenarnya bukan tidak disadari oleh para perokok, karena pada setiap bungkus rokok kini terdapat peringatan wajib dari pemerintah yang berbunyi: “MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN.” Tetapi, seringkali kuatnya ketergantungan terhadap rokok membuat orang tidak mau berhenti mengisapnya, sampai sudah terlambat: ketika Anda divonis mengidap salah satu penyakit tersebut.

 

Kanker

  • Merokok menyebabkan sekitar 90% kematian akibat kanker paru pada pria dan 80% pada wanita. Risiko kematian karena kanker paru 23 kali lebih tinggi pada pria perokok dan 13 kali lebih tinggi pada wanita perokok dibandingkan pada mereka yang bukan perokok. Riset menunjukkkan bahwa bukan perokok yang tinggal bersama seorang perokok memiliki risiko 24% lebih tinggi untuk mengidap kanker paru dibandingkan bukan perokok pada umumnya.
  • Merokok juga menyebabkan kanker kantung kencing, rongga mulut, faring, pita suara, esopagus, serviks, ginjal, pankreas dan perut.

Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

  • Merokok menyebabkan penyakit jantung koroner yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Perokok memiliki peluang 2-4 kali lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung koroner dibandingkan bukan perokok.
  • Perokok memiliki risiko terkena stroke dua kali lebih besar
  • Merokok mengurangi sirkulasi darah karena menyempitkan pembuluh darah arteri. Oleh karena itu, perokok 10 kali lebih berpeluang terkena penyakit pembuluh darah, termasuk disfungsi ereksi/impotensi.
  • Merokok menyebabkan anurisma aorta abdomen (pelebaran lokal pembuluh darah aorta di bagian perut). Risiko kematian akibat penyakit ini tinggi di kalangan perokok ketika pembuluh darah tersebut ruptur (pecah).

Gangguan Pernafasan

  • Merokok meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga sepuluh kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit paru kronis disebabkan oleh merokok.

Gangguan Janin

  • Merokok berakibat buruk terhadap kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan, termasuk infertilitas (kemandulan), keguguran, kematian janin, bayi lahir berberat badan rendah, dan sindrom kematian mendadak bayi.

Bagaimana Cara Rokok Merusak Tubuh?

  • Nikotin mencapai otak dalam 10 detik setelah rokok dihisap, lalu menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui sirkulasi darah, termasuk pada Air Susu Ibu.
  • Karbon monoksida dari asap rokok mengikat hemoglobin dalam sel darah merah, menurunkan fungsinya dalam menyalurkan oksigen secara penuh.
  • Unsur-unsur penyebab kanker (karsinogen) pada tembako merusak gen-gen penting yang mengendalikan pertumbuhan sel, sehingga sel-sel tumbuh tidak normal atau berkembang terlau cepat.
  • Unsur karsinogen yang bernama benzopiren mengikat sel-sel di saluran nafas dan organ penting lain dari perokok sehingga menyebabkan kanker.

Sumber : http://majalahkesehatan.com/8-bahaya-merokok-yang-wajib-diketahui/

Manfaat Donor Darah

Written by Yulvitrawasih

Beberapa orang di sekitar kita mempunyai hati yang sangat mulia dengan selalu menyediakan waktunya untuk melakukan donor darah setiap 3 bulan sekali. Donor darah adalah suatu proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah lalu kemudian digunakan untuk orang lain yang memerlukan transfusi darah tersebut.

Bila sipenerima donor mendapat keuntungan dari darah yang diterimanya dalam artian terselamatkan nyawanya tidak berarti  si pendonor menjadi pihak yang dirugikan, dengan mendonorkan darahnya, seseorang justru mendapatkan beberapa manfaat disamping niatnya yang mulia untuk membantu sesame.
Berikut beberapa manfaat dari mendonorkan darah:

  1. Ketika seseorang menyumbangkan darah, sumsum tulangnya dirangsang untuk menghasilkan sel darah merah baru. Ini akan membuat organ pembentuk darah  untuk berfungsi lebih efektif dan sel-sel menjadi aktif.
  2. Calon donor yang mengajukan diri akan diperiksa oleh dokter secara gratis. Dia akan juga tahu golongan darahnya dan tahu apakah dia menderita anemia atau tidak. Donor akan diberi tahu mengenai penyakit dilihat dalam darah sebagai hasil dari tes skrining.
  3. Dengan donor darah akan membantu menjaga kesehatan jantung, saat kita rutin mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.
  4. Membantu penurunan berat tubuh, menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira – kira 650. Donor darah juga bisa membuat pinggang menjadi ramping.
  5. Mendonorkan darah juga bisa membuat kita mendapatkan kesehatan psikologis karena dengan menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada saudara kita yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan tersendiri.
  6. Mendeteksi penyakit serius, tiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa terlebih dahulu sehingga kita bisa mengetahui apakah kita memiliki penyakit serius atau tidak seperti HIV, hepatitis, siphilis, malaria.
Jadi tunggu apalagi dan jangan ragu-ragu, mari kita sumbangkan darah kita melalui donor darah, sudah waktunya kita mengikuti jejak teman dan saudara kita  untuk peduli kepada sesama.

Sumber : http://www.rsi.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=358:manfaat-donor-darah&catid=5:artikel-kesehatan&Itemid=6

Sejuta Manfaat Donor Darah

Kamis, 21 Juni 2012
K. Wahyu Utami - Okezone  
KEBUTUHAN darah bagi kelangsungan hidup manusia penting adanya. Darah merupakan materi biologis dalam jumlah yang terbatas dan belum dapat disintesis di luar tubuh. Di luar tubuh manusia, darah merupakan materi biologis yang labil.

Dalam menyambut hari donor darah se-dunia, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengadakan seminar sehari untuk lebih mengenal mengenai kebutuhan dan kebijakan pelayanan darah untuk masyarakat luas. Kehadiran Nafsiah Mboi, Menteri Kesehatan RI, melengkapi acara peresmian mengenai pengetahuan tentang pelayanan darah bagi masyarakat luas dan tugas para komite dalam melaksanakan pelayanan darah tersebut.

"Setiap pendonor darah adalah pahlawan. Kebutuhan darah memang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia betapa pentingnya," tutur Nafsiah pada sambutan pembukaan seminar sehari dalam rangka hari donor darah se-dunia di Ruang GA Siwabessy, Gedung Sujudi Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu, 20 Juni 2012.

Pelayanan darah memberikan dampak pada pencapaian Millenium Development Goals (MDGs), di mana meliputi peningkatan kesehatan ibu serta pengendalian penyakit menular, seperti HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya. Setiap tahun, ibu setelah melahirkan mengeluarkan banyak darah akibat pendarahan dan mereka membutuhkan darah tranfusi yang aman, jumlah cukup, dan tepat waktu.

"Setiap tahun ada sekitar 28 persen Angka Kesehatan Ibu (AKI) akibat pendarahan. Karena itu, perlunya pasokan darah aman. Dan, penggunaan klinis yang rasional dan tepat indikasi pun dibutuhkan dalam kebijakan pelayanan darah," jelasnya.

Darah merupakan materi biologis yang hidup dan belum dapat diproduksi di luar tubuh manusia. Artinya, ketersediaan darah di sarana kesehatan sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat dalam mendonorkan darahnya. Selain itu, perlu juga jaminan ketersediaan darah yang cukup, aman, dan berkualitas, serta guna untuk penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan pelayanan darah memerlukan pelayanan darah. Dengan demikian, ketersediaan darah atau komponen darah yang cukup, aman, mudah diakses, dan terjangkau oleh masyarakat sangat dibutuhkan.

WHO melaporkan, kebutuhan darah secara global setiap tahun meningkat 1%, sementara jumlah darah yang didonasikan menurun sebanyak 1% setiap tahun.

"Di Indonesia, dari sekitar 4,5 juta kantong yang dibutuhkan per tahun (2% jumlah penduduk Indonesia), jumlah donasi masih sekitar 2,1 juta kantong dan baru sekitar 70% di antaranya yang berasal dari donor sukarela. Bahkan, di beberapa daerah didominasi oleh donor pengganti berasal dari donor bayaran," katanya.

Pemerintah pusat dan daerah bertanggung jawab dalam pelayanan darah sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2011. Pelayanan darah ini pelaksanaanya dilakukan melalui Unit Transfusi Darah (UTD), Bank Darah Rumah Sakit (BDRS), dan jejaring yang dapat diselenggarakan pemerintah, pemerintah daerah, dan organisasi sosial yang bergerak di bidang Kepalangmerahan seperti PMI. (ina)
(tty)
Sumber : http://health.okezone.com/read/2012/06/21/482/651233/sejuta-manfaat-donor-darah